Ada yang bermain dari dilaporkannya Jusuf Kalla dalam dugaan penistaan agama Kristen. Padahal video ceramah Jusuf Kalla di masjid UGM Yogyakarta itu terjadi pada 5 Maret 2026. JK dilaporkan setelah minta Jokowi menunjukkan ijazahnya agar gaduh bertahun² bisa segera tuntas. Pelapor ke polisi adalah kader PSI.
Permainan Jokowi kali ini sangat berbahaya. Dia memainkan isu agama yang sangat sensitif. Sejumlah tokoh, sipil dan militer, marah. Budayawan Adhie Massardi, doktor politik UI Mulyadi, sejarawan Anhar Gonggong, politisi Ahmad Yani, dan pengajar ilmu hukum Bivitri Susanti angkat bicara. Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo murka.
Harus ada tindakan tegas dari aparat negara. Jika dibiarkan, Indonesia akan kembali dicabik² perpecahan karena poltisasi isu agama. Jokowi dan para Temulnya harus bertanggung jawab!
Rakyat Indonesia yang cinta keselamatan negerinya – harus kompak bersatu menghentikan permainan Termul, Jokower, dan Partai Jokowi (PSI dan Golkar) serta Geng SOP (Solo, Oligarki, dan Parcok) yang jadi alat Jokowi memecah belah bangsa.