Safari Solusi Bangsa (SSB)

Minggu 5 April 2026, siang menghadiri Halal Bi Halal KAMI di kediaman Jendral (TNI) Purn Gatot Nurmantyo dan malam menghadiri acara yang sama di kediaman Bapak @aniesbaswedan

Saya ketemu ratusan tokoh yang cinta Negerinya. Kami diskusi bagaimana memperbaiki bangsa Indonesia ke depan. Dari diskusi pada 2 (dua) tempat tersebut, saya menyimpulkan bahwa
mereka :
1) bukan antek asing,
2) bukan menerima bayaran asing,
3) bukan penghianat,
4) bukan penjilat,
5) bukan penikmat jabatan, dan
6) bukan pengejar jabatan.

Tapi saya yakin, para penikmat kekuasaan akan memberikan “gelar” bahwa mereka adalah :
1) antek asing,
2) dibiayai asing,
3) kelompok sakit hati,
4) pengganggu kekuasaan,
5) kelompok kalah dan “gelar” lain yang menyakitkan.

Terbayang oleh saya seandainya penguasa bersedia mendengar pemikiran mereka untuk solusi bangsa dan bukan dianggap sebagai “musuh” kekuasaan.

Berharap Bpk Presiden @Prabowo berhenti menggunakan cara Jokowi merebut dan mempertahankan kekuasaan berbasis pecah-belah bangsa yang sebulan terakhir makin menonjol.