Alhamdulillah hari ini berhasil menyamar masuk investigasi di PIK-2. Alhamdulillah NEGARA mulai kembali hadir di “Negara PIK-2”
Setelah di Marowali, Lampung, Bangka Belitung, dan berbagai daerah lain, Tim Penertiban Kawasan Hutan (PKH) melakukan gebrakan penyitaan – kini masuk ke Jantung pertahanan Oligarki, yaitu PIK-2.
Tim PKH – “dipimpin” oleh Jendral TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin – sudah memasang plang “penyitaan” asset negara yg “dirampok” oleh PIK-2 lewat status PSN yg diberikan oleh rezim Jokowidodo dan dicabut oleh rezim Prabowo.
Lahan yang “disita” oleh Tim PKH di PIK-2 seluas sktr 1.600 Ha.
Setelah Tim PKH, saatnya pemerintah juga segera meminta pengembalian lahan yg telah “dirampok” PIK-2, berupa :
- Pantai dan laut
- Lahan eks BLBI
- Sungai dan bantaran sungai
- Irigasi (tambak dan sawah)
- Jalan
- Tanah rakyat yg dirampas dan pemiliknya dipenjarakan
- Tanah rakyat yang dibayar murah
TUNGGU ULASAN LENGKAP HASIL INVESTIGASI PIK-2 di YOUTUBE MANUSIA MERDEKA