Said Didu menyebut masuknya Dudung Abdurrahman, Hasan Nasbi dan Qodari pada reshuffle kabinet kali ini seperti menyerahkan kendali pemerintahan dan komunikasi resmi negara kepada para Jokower 24 karat.
“Prabowo mencopot Angga Raka dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Dia menyerahkan jabatan itu kepada Qodari yang Jokower tulen. Padahal Angga itu loyalis Prabowo sejati. Ini sama saja mengusir anak kandung tapi mengambil anak tetangga. Saya benar² pusing dan takut dengan langkah Presiden,” ujar Said.
“Saya khawatir publik akan menerjemahkan reshuffle kali ini sebagai sinyal, bahwa rezim Prabowo adalah Jokowi jilid tiga,” katanya lagi.